Bulan Ramadhan selalu datang berbeda-beda setiap tahunnya. Lalu,
pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa bulan Ramadhan datang tak selalu
sama setiap tahunnya?
Penghitungan waktu Ramadhan tak sama dengan penghitungan kalender
Masehi. Agama Islam pada dasarnya menggunakan kalender lunar atau bulan
yang mengacu pada siklus bulan, demikian seperti dilansir dari
Vemale.com.
Dalam penanggalan Arab terdapat 12 bulan, tapi jika dijumlahkan harinya
dalam setahun hanya ada 354 hari. Berbeda dengan penanggalan Masehi yang
satu tahunnya berjumlah 365 hari.
Itulah kenapa bulan Ramadhan setiap tahunnya selalu maju 11 hari dari
tahun-tahun sebelumnya. 11 hari itu merupakan selisih dari 354 hari dan
365 hari.
Secara otomatis, Idul Fitri pun tidak akan ada pada waktu yang sama
setiap tahunnya. Idul Fitri akan datang berbeda-beda setiap tahunnya
menuruti akhir bulan Ramadhan.
Jadi, bulan Ramadhan bisa berada di bulan apa saja dan di musim apa saja. Bagaimana, luar biasa bukan bulan Ramadhan itu?

No comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan baik no spam dan jangan lupa cantumkan blog anda agar bisa mendapat backlink dari kita terimah kasih atas pengertiannya